Ingatan kembali terulang
Seperti mesin waktu yang siap kapan saja berkenala
Kemana dan dengan siapa
Waktu kembali melanglang
Bom waktu siap meledak
Melempar segala sesak
Tentang kerinduan dan segala isak
Dan aku hanya bisa bersajak
Saat itu sebuah masa kelam
Tentang keraguan dan kebimbangan
Ketika mulai benderang
Malam ini langit kembali temaram
Sekali lagi membuatku meragu
Tentang segala perasaan pilu
Membuat degup kencang dadaku
Sekaligus bimbang pada pendirianku
Kau masih yang dulu
Tak pernah membuat sendu
Tapi aku tahu akan sesuatu
Kau terlalu baik, dan aku bukanlah untukmu
Manisku, cobalah mengerti
Tentang segala keresahan hati
Hati ini yang masih juga terus mencari
Seseorang yang kan mengisi hari-hari
Tengadahlah, purnama kan bersaksi
Kamu pantas untuk dapat yang lebih buatmu berarti
(Garut: 22.34 WIB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar