Lain hal, ini soal kau yang nun disana
Aku ingin melapor bahwa langit sedang butuh bintang malam ini
Dan aku adalah malam
Bintangku, kamu kemana kemarin dan kemarinnya lagi?
Lama rasanya tak membaca apalagi mendengar ceritamu
Sini, duduk dan ceritakan satu dongeng saja untukku
Bagaimana hari-harimu yang lalu?
Berkesan atau malah membuatmu pilu?
Mata kita tak dapat bertemu
Bolehkah aku berharap untuk esok atau esoknya lagi ku dapat melihatmu?
Untuk buat hariku lebih berwarna
Melihatmu adalah jawabannya kurasa
Ah, aku terlalu berharap rupanya
Aku harus apa? Aku bisa apa?
Selain mendoakan sang maha membalik hati manusia
Agar Dia bisa membuatmu mau denganku
Kurasa kau tidak akan bisa menolak kuasa-Nya
Untuk kau nun jauh disana:
Aku rindu
Tanpa peduli kau bagaimana padaku
Aku rindu
Tanpa peduli orang lain kan berkata apa padaku
Aku rindu, sampai mata kita setidaknya bertemu
(Garut: 23.19)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar