Kau pikir aku akan beralih?
Kepada wanita selain kau.
Tidak sayang.
Aku sudah memilihmu!
Mungkin dalam pikirmu aku akan lari meninggalkan.
Pikiranmu salah.
Dekat sini, sayang.
Biar kuceritakan satu kisah.
Atau seperti ini;
Silakan perlakukan aku sesukamu.
Aku adalah batu karang pantai selatan.
Ombak sebesar apapun silakan datang.
Aku takkan bergetar dan ketakutan.
Menyerah bukan tradisiku.
Aku rumput liar di persimpangan.
Silakan pangkas aku, injak aku.
Aku akan tetap ada!
Pernah suatu hari temanku bercerita:
"Aku mengejar perempuanku sampai 1 tahun."
"Dari balasan 'iya' di pesan, sampai sekarang 'iyaaaaa'
Keren kamu!
Tidak denganku, silakan balas 'iya' pesanku.
Sampai seribu tahun. Silakan.
Tapi ingatlah, kekasih, pesan sebelum balasanmu.
Takkan bosan aku mengirim yang sama.
Selamat malamku selalu terucap, di kejauhan.
Januari 23, 2017
Saya Belum Menyerah
Januari 22, 2017
Pelabuhan
Tidakkah kau mencariku sepertiku mencarimu?
Di saatku pura-pura hilang.
Bagai tenggelam di badai kegelapan.
Seperti kunang-kunang terang yang lampunya dipadamkan.
Aku adalah orang paling kasihan…
Punya kekasih yang tidak menginginkan…
Coba katakan!
Apa yang kau inginkan?
Kesendirian? Ketenangan…..
Atau kendaraan menuju pelabuhan.
Pelabuhan yang bukan aku.
Pelabuhan itu, yang aku tak pernah tahu.
Anjing
Selalu…….
Apalagi ketika semua tertidur dalam keheningan malam yang
khidmat.
Awalnya kukira hanya aku juga pekat kabut pada stasiun ini.
Dengan damai stasiun ini menyapa.
Teduh rasanya mendengar peluit yang ditiup anjing jalanan.
Semua tertidur…..
Hanya ada aku dan anjing itu yang terjaga.
Hening malam pecah ketika ia melolong, seperti getar
halilintar di malam nyepi.
Bukannya takut, tapi itu adalah suara paling sedih.
Anjing itu daiabaikan kekasihnya.
Sendirian, ditemani kopi yang baru diseduhnya dengan asap kopi mengepul.
Sedang punggung kekasihnya makin jauh terlihat samar dari
stasiun ini.
Rokok
Sebelumnya aku memang belum mengenalmu.
Tahu ada kau di dunia inipun tidak.
Pantaslah jika rokokku selalu hambar.
Belakangan rokok ini punya cita rasa.
Asap yang kuhirup persis seperti gulali pasar malam gemerlap
penuh keriangan.
Sedangkan asap yang kubuang tiba-tiba menjadi awan cerah
membentuk manis rupamu.
Dan nikotinnya, menjadi obat pereda batuk yang alami.
Ah……
Merokok sambil membayakangmu.
Seperti seluruh isi semesta menjadi milikku.
Aku tidak butuh hal lain.
Selain rokok di genggaman.
Malam
Pada ceruk matamu.
Terang benderang memecah kegelapan.
Namun dalam dan menghanyutkan.
Lautan bintang itu….
Manis…..
Seperti juga senyum meronamu.
Berkilau gemerlap, namun tetap sederhana.
Atau ini: gemericik hujan perasaan damai ini.
Aku pernah sedamai ini.
Aku ingat….
Itu saat mendengar ceritamu. Dari mulut mungil ranummu.
Tapi kenapa?
Kenapa malam terkadang amat dingin.
Hangat gairah juga nyala semangatku padam dan kalah, tak
berdaya.
Sehingga aku tak tahu harus apa…..
Januari 21, 2017
Luruh
Sampai sekarang kau jadi kekasihku
Apa yang paling misteri?
Maksud dari tiap puisiku,
Atau isi dari hatimu?
Yang kutahu hanya aku mencintaimu
Tidak lebih!
Aku tau pasti akan hal itu
Entah denganmu, hatimu masih jadi misteri terbesarku
Kau tau apa yang akan kulakukan sekarang juga seterusnya?
Tetap mencintaimu dengan tidak peduli bagaimana kau padaku
Kukira itu satu-satunya hal bijak yang dapat dilakukan
Seperti air di laut yang tetap rela menguap
Menjadi butiran jernih awan dan luruh kembali
Menjadi aliran sungai berkelok dan kembali pulang
Beristirahat sejenak dengan damai di laut
Walau tau akhirnya ia harus kembali jadi butiran awan lagi.
Lalu, luruh...............
- Cerita laki-laki yang melihat awan lalu menerka mirip apa awan tersebut. -
Januari 14, 2017
Penantian
Sore itu kau menungguku, bukan?
Di luar pintu dengan sabar
Menghadapi ketidakpastian
Aku dapat keluar atau mati di dalam
Aku harus mengalahkan setan untuk dapat keluar
Tapi kau lebih hebat, mengacuhkan cemas yang hinggap
Aku percaya, kau percaya padaku
Dapat keluar hidup-hidup untuk menemuimu
Sekadar pergi ke pasar saham, lalu membelinya
Dan diakhir, kita dapat doa dari penjual saham
"Semoga cinta kalian abadi selamanya"
Dengan kompak kita aminkan doa itu. Semoga.
Kau lihat? Sesungguhnya Tuhan bersama orang sabar
Penantian yang berujung kebahagian
Sederhana namun berarti
Yang aku tahu, kau percaya akan semua itu.
- Depok, selepas hujan -
Di luar pintu dengan sabar
Menghadapi ketidakpastian
Aku dapat keluar atau mati di dalam
Aku harus mengalahkan setan untuk dapat keluar
Tapi kau lebih hebat, mengacuhkan cemas yang hinggap
Aku percaya, kau percaya padaku
Dapat keluar hidup-hidup untuk menemuimu
Sekadar pergi ke pasar saham, lalu membelinya
Dan diakhir, kita dapat doa dari penjual saham
"Semoga cinta kalian abadi selamanya"
Dengan kompak kita aminkan doa itu. Semoga.
Kau lihat? Sesungguhnya Tuhan bersama orang sabar
Penantian yang berujung kebahagian
Sederhana namun berarti
Yang aku tahu, kau percaya akan semua itu.
- Depok, selepas hujan -
Langganan:
Komentar (Atom)


