Aku sudah mengutarakannya bukan?
Lalu kau tetap memilih untuk tak memberiku penerimaan
Rupanya kau masih terkurung yang telah kau lalui bahwa persahabatan yang menjadi cinta adalah hal yang salah
Yang kau lalui adalah faktanya, namun aku adalah opinimu
Aku meminta hal paling berharga milikmu dengan baik-baik, kan?
Aku tak pernah memaksa
Kau bebas menitipkan hal yang paling berharga milikmu kepada siapapun
Semoga kau tak salah lagi menitipkannya pada siapa
Sekarang aku hanya akan menunggumu, entah sampai kapan
Semoga saat kamu berlari ke arahku aku masih tetap menunggu sambil mencintaimu
Dan sepertinya memang akan seperti itu
Cinta ini, padamu tak mau hilang
Kehilangan memang selalu pahit
Sepi yang sangat getir padahal selalu berada pada keramaian
Aku sadar bahwa merawat dan mengajari terbang burung yang sayapnya patah harus siap kehilangan saat ia telah sembuh dan terbang kembali
Lalu hanya dapat melihat burung itu di atas dahan bercengkrama dengan jantannya
Rasanya jahat aku ingin kembali kepada masa dimana burung itu terluka sayapnya
Sebab jantannya yang jahat, tapi aku lebih jahat jika berharap demikian
Merelakan tak pernah mudah
Oleh sebab itu, sepertinya aku tak akan bisa, percayalah aku akan menangkapmu saat kau terluka dan jatuh
Tetapi, kudoakan semoga hal itu tak pernah terjadi lagi, dan aku akan tersenyum melihatmu di atas dahan, dari bawah, tempatku berada.