September 01, 2017

Mana Mungkin

Kalau kau bertanya kenapa aku masih saja tersedak kenangan bersamamu
Aku kiranya tak dapat memuaskan dahaga keingintahuanmu
Maafkan aku kalau itu mengganggumu
Akan kucoba sebisa mungkin untuk tak lagi memikirkanmu

Mana mungkin?
Sekarang aku balik tanya
Tahukah kamu aku memikirkanmu dan jumlahnya sama dengan detak jantungku?
Dan kamu sekarang sudah tau

Ah, hatiku ternyata memang sudah tertambat pada satu nama
Nama yang sering kuselipkan dalam doa
Isinya semoga kau mendapatkan bahagia yang tak semu
Dan, lengkung pelangi terbalik tak hilang dari bibirmu

(Depok: 04.07)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar