Juni 16, 2015

Toiletku

Ngantuk, tapi pengeng tidur itu problema yang rumit. Saat ini ditulis, jam rumahku menunjukan pukul 15.10, mungkin beda 1 menit di rumahmu, atau lebih, atau sama kaya disini. Aku tak tau pasti, yang aku tau, aku sangat mencintaimu. Pintu toilet di depanku ini menjadi saksinya bahwa aku tidak penah bermain-main ketika menggunakan kata cinta dalam kalimatku. Mu di kalimat setelah kata cinta itu adalah singkatan dari kamu, kamu bisa jadi membaca tulisanku ini, atau mungkin tidak. Aku tak tau pasti, yang aku tau, aku sangat mencintaimu. WC jongkok di bawahku ini menjadi saksi ketika aku mengatakan dalam hati tanpa terucap di bibir, itu artinya sangat. Sangat apa? Tulus. Seperti ikhlas, kita tak pernah benar-benar ikhlas kalau kita bilang "gua ikhlas kok". Jadilah makanya aku tak meneruskan kalimat diatas. Paham?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar