Rakyat yang lagi-lagi menderita
Di rumah saja jangan kemana-mana
Tapi kebutuhan hidup kita tak jadi prioritas mereka
Darurat kata mereka apakah sedarurat itu ya?
Tapi sampai sekarang pintu masuk tetap saja dibuka
Mata mereka yang tertutup!
Pandemi itu bukan persoalan main-main
Tapi mereka terus saja mengelakkan pendapat sains
Sekolah dari rumah, kerja dari rumah, warung tak boleh buka, jalanan harus kosong
Apakah mereka tak memikirkan perut kami yang kosong?
Rakyat bantu rakyat
Ayo gotong royong
Rakyat makin melarat
Mereka terus saja berbohong
Kasus harian turun setiap hari
Dibarengi jumlah tes yang juga dikurangi
Rakyat makin gerah
Mereka terus saja berkilah
Nasi kucing, doa qunut, susu kuda liar
Masih ingatkah mereka dengan kata-kata di atas?
Setelah itu semua, rakyat lagi yang disalahkan
Karena keluar rumah padahal untuk mencari makan
Yang tak mereka siapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar