Juni 18, 2015

Ayodong!

1 Ramadhan 1436H. Apa kabar semuanya? Semoga masih pada islam yaaaa! Yang kristen juga gapapa, yang budha, hindu, bahkan atheis pun bebas. Hak individu agamamah. Tulisan ini dibuat saat hari pukul 01.21 WIB. Pagi yaaaa? Iyaaa emang, sengaja ditulis pagi sekalian nungguin waktu yg tepat untuk sahur.
Ohiya, gimana sama pacar kalian? Sudah break dulu yaaaa ciuman pelukan dan lainnya selama ramadhan? Hehee semoga kalian kuat yaaaa. Okelah, tanpa panjang lebar lagi, sebenernya inti tulisan ini adalah gua mau minta maaf sama semuanya yang udah pernah gua sakitin, baik hatinya maupun fisiknya. Sama semuanya yg pernah ngerasa kalo gua itu salah, gua minta maaf. Terserah kalian mau balik minta maaf atau ngga. Yang pasti, tanpa kalian minta maaf pun gua gaakan maafin. Kenapa? Karena gua gamau kalian jadi orang yang gengsi buat minta maaf. Ayodong minta maaf, biar gua maafin. Sekian

Juni 16, 2015

Toiletku

Ngantuk, tapi pengeng tidur itu problema yang rumit. Saat ini ditulis, jam rumahku menunjukan pukul 15.10, mungkin beda 1 menit di rumahmu, atau lebih, atau sama kaya disini. Aku tak tau pasti, yang aku tau, aku sangat mencintaimu. Pintu toilet di depanku ini menjadi saksinya bahwa aku tidak penah bermain-main ketika menggunakan kata cinta dalam kalimatku. Mu di kalimat setelah kata cinta itu adalah singkatan dari kamu, kamu bisa jadi membaca tulisanku ini, atau mungkin tidak. Aku tak tau pasti, yang aku tau, aku sangat mencintaimu. WC jongkok di bawahku ini menjadi saksi ketika aku mengatakan dalam hati tanpa terucap di bibir, itu artinya sangat. Sangat apa? Tulus. Seperti ikhlas, kita tak pernah benar-benar ikhlas kalau kita bilang "gua ikhlas kok". Jadilah makanya aku tak meneruskan kalimat diatas. Paham?